<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Open Mind Mine</title>
	<atom:link href="http://openmindmine.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://openmindmine.wordpress.com</link>
	<description>Treat your open minds like precious gems for a better world</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Jul 2009 01:20:31 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Tips by dimas83</title>
		<link>http://openmindmine.wordpress.com/tips/#comment-24</link>
		<dc:creator>dimas83</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 01:20:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://openmindmine.wordpress.com/?page_id=4#comment-24</guid>
		<description>kalau di jogja belum ada sepertinya... kalau mau beli online di internet di link yang saya berikan di page teleskop...
Atau mau beli punya saya...? Jarang dipake nih, gara2 dekat pantai jadi gak maksimal hasilnya...
Budget berapa?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau di jogja belum ada sepertinya&#8230; kalau mau beli online di internet di link yang saya berikan di page teleskop&#8230;<br />
Atau mau beli punya saya&#8230;? Jarang dipake nih, gara2 dekat pantai jadi gak maksimal hasilnya&#8230;<br />
Budget berapa?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tips by aji</title>
		<link>http://openmindmine.wordpress.com/tips/#comment-23</link>
		<dc:creator>aji</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 21:06:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://openmindmine.wordpress.com/?page_id=4#comment-23</guid>
		<description>minta info dunks tempat jual teroppng bintang di jogja.kalo ada kirim ke aji_fauzan_marwan@yahoo.com

lam kenal ya
makasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>minta info dunks tempat jual teroppng bintang di jogja.kalo ada kirim ke <a href="mailto:aji_fauzan_marwan@yahoo.com">aji_fauzan_marwan@yahoo.com</a></p>
<p>lam kenal ya<br />
makasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Teleskop by Arieya</title>
		<link>http://openmindmine.wordpress.com/2008/05/24/teleskop/#comment-22</link>
		<dc:creator>Arieya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 09:00:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://openmindmine.wordpress.com/?p=25#comment-22</guid>
		<description>Salam kenal
mbok saya diajarin ndelook lintang mas,,
anggota jac jg ya mas, daleme pundi...
Matur thankyu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal<br />
mbok saya diajarin ndelook lintang mas,,<br />
anggota jac jg ya mas, daleme pundi&#8230;<br />
Matur thankyu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Teleskop by dimas83</title>
		<link>http://openmindmine.wordpress.com/2008/05/24/teleskop/#comment-21</link>
		<dc:creator>dimas83</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 06:24:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://openmindmine.wordpress.com/?p=25#comment-21</guid>
		<description>sudah dicoba buka tutup lensanya? hehehe bercanda...
diameter lensa/cermin menggambarkan jumlah cahaya yang dapat dikumpulkan oleh teleskop. Untuk perbesaran sebenarnya dapat disiasati dengan eyepiece (seperti pasangan lensa okuler) yang memiliki fokus lebih pendek. Juga ada barlow lense, yang dapat memperbesar gambar dari eyepiece yang sudah ada.
Semakin tinggi pembesaran yang kita inginkan, semakin redup cahaya yang kita peroleh. Jadi akhirnya kembali ke diameter teleskop.

tapi tidak itu saja, tempat kita meneropong langit juga berpengaruh. Distorsi akibat turbulensi udara dan polusi sangat berpengaruh bagi kejernihan objek yang kita lihat. Sehingga perbesaran tinggi juga jadi tidak berguna jika cuaca tidak mendukung.

Untuk mengamati bulan, reflektor 76 mm sudah cukup. punya saya 114 mm terlalu silau jika digunakan untuk melihat bulan purnama (harus pakai filter). Jika saya tambah perbesarannya dengna mengganti eyepice dan barlow, cahaya memang meredup, tetapi distorsi atmosfer jadi amat mengganggu (seperti melihat sesuatu di belakang kap mobil yang panas), karena saya tinggal dekat darah pantai.

Untuk memastikan, gunakan bantuan fiew finder (semacam teropong kecil yang menempel di teleskop utama) kalibrasi dulu arah fiewfinder dengan obyek yang jelas berada di permukaan bumi.

Jika tidak ada fiew finder, mulailah dengan perbesaran yang rendah, lalu dengan perbesaran tinggi.

Perlu diingat, obyek langit senantiasa bergerak, apalagi jika anda menggunakan perbesaran tinggi, maka pergerakan akan semakin sulit diikuti.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sudah dicoba buka tutup lensanya? hehehe bercanda&#8230;<br />
diameter lensa/cermin menggambarkan jumlah cahaya yang dapat dikumpulkan oleh teleskop. Untuk perbesaran sebenarnya dapat disiasati dengan eyepiece (seperti pasangan lensa okuler) yang memiliki fokus lebih pendek. Juga ada barlow lense, yang dapat memperbesar gambar dari eyepiece yang sudah ada.<br />
Semakin tinggi pembesaran yang kita inginkan, semakin redup cahaya yang kita peroleh. Jadi akhirnya kembali ke diameter teleskop.</p>
<p>tapi tidak itu saja, tempat kita meneropong langit juga berpengaruh. Distorsi akibat turbulensi udara dan polusi sangat berpengaruh bagi kejernihan objek yang kita lihat. Sehingga perbesaran tinggi juga jadi tidak berguna jika cuaca tidak mendukung.</p>
<p>Untuk mengamati bulan, reflektor 76 mm sudah cukup. punya saya 114 mm terlalu silau jika digunakan untuk melihat bulan purnama (harus pakai filter). Jika saya tambah perbesarannya dengna mengganti eyepice dan barlow, cahaya memang meredup, tetapi distorsi atmosfer jadi amat mengganggu (seperti melihat sesuatu di belakang kap mobil yang panas), karena saya tinggal dekat darah pantai.</p>
<p>Untuk memastikan, gunakan bantuan fiew finder (semacam teropong kecil yang menempel di teleskop utama) kalibrasi dulu arah fiewfinder dengan obyek yang jelas berada di permukaan bumi.</p>
<p>Jika tidak ada fiew finder, mulailah dengan perbesaran yang rendah, lalu dengan perbesaran tinggi.</p>
<p>Perlu diingat, obyek langit senantiasa bergerak, apalagi jika anda menggunakan perbesaran tinggi, maka pergerakan akan semakin sulit diikuti.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Teleskop by vikram</title>
		<link>http://openmindmine.wordpress.com/2008/05/24/teleskop/#comment-20</link>
		<dc:creator>vikram</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 00:05:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://openmindmine.wordpress.com/?p=25#comment-20</guid>
		<description>Salam kenal, saya vikram dari Sby. Saya baru saja membeli teleskop reflektor 76mm. Saat saya mencobanya, tak nampak obyek apapun di langit. Padahal lensa fokus sudah tepat pada bulan yang bersinar terang malam itu, apa yang salah?Berapa ukuran lensa yang umum digunakan untuk mengamati bulan?Bagaimana cara menggunakan teleskop reflektor yang tepat?Terima kasih...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal, saya vikram dari Sby. Saya baru saja membeli teleskop reflektor 76mm. Saat saya mencobanya, tak nampak obyek apapun di langit. Padahal lensa fokus sudah tepat pada bulan yang bersinar terang malam itu, apa yang salah?Berapa ukuran lensa yang umum digunakan untuk mengamati bulan?Bagaimana cara menggunakan teleskop reflektor yang tepat?Terima kasih&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mengenal Energi by dimas83</title>
		<link>http://openmindmine.wordpress.com/2008/06/14/mengenal-energi/#comment-19</link>
		<dc:creator>dimas83</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 03:15:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://openmindmine.wordpress.com/?p=26#comment-19</guid>
		<description>hukum ketiga hmmm...
kalau hukum ke 2 sudah paham, ketiga spertinya bukan masalah sulit untuk dijelaskan. As you already understand in second thermodynamics law, the quality of energy always decrease, primarily by heat generation from friction, resistance, and any other heat generating process. This heat will be dispersed and transferred to lower temperature. In other word, heat will always seek lower temperature. By this characteristic of energy, our universe is &quot;homogenizing&quot; it self until all energy dispersed evenly thorough entire universe. Which means after the &quot;homogenizing&quot; process finished, temperature in every point in our universe is close to zero degrees absolute. From math we know that real number divided by infinity approaches zero.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hukum ketiga hmmm&#8230;<br />
kalau hukum ke 2 sudah paham, ketiga spertinya bukan masalah sulit untuk dijelaskan. As you already understand in second thermodynamics law, the quality of energy always decrease, primarily by heat generation from friction, resistance, and any other heat generating process. This heat will be dispersed and transferred to lower temperature. In other word, heat will always seek lower temperature. By this characteristic of energy, our universe is &#8220;homogenizing&#8221; it self until all energy dispersed evenly thorough entire universe. Which means after the &#8220;homogenizing&#8221; process finished, temperature in every point in our universe is close to zero degrees absolute. From math we know that real number divided by infinity approaches zero.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mengenal Energi by priyodjatmiko</title>
		<link>http://openmindmine.wordpress.com/2008/06/14/mengenal-energi/#comment-18</link>
		<dc:creator>priyodjatmiko</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 02:40:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://openmindmine.wordpress.com/?p=26#comment-18</guid>
		<description>Dim, hukum entropi 1 dan 2 aku paham. Dari dulu yang paling menarik buatku hukum yang ketiga... sangat abstrak. 

bisa nggak jelasin dengan bahasamu sendiri Dim...

Btw, aku baca kritikmu soal iklan pertamina yang tidak sesuai dengan safety... aku setuju (aku divisi HSE, cuma di bagian pemasaran-hilir). Bisa saja terjadi kondisi urgent dimana ada pengelasan bersamaan dengan pengeboran, tapi itu kondisi jarang banget dan prioritas sangat terakhir.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dim, hukum entropi 1 dan 2 aku paham. Dari dulu yang paling menarik buatku hukum yang ketiga&#8230; sangat abstrak. </p>
<p>bisa nggak jelasin dengan bahasamu sendiri Dim&#8230;</p>
<p>Btw, aku baca kritikmu soal iklan pertamina yang tidak sesuai dengan safety&#8230; aku setuju (aku divisi HSE, cuma di bagian pemasaran-hilir). Bisa saja terjadi kondisi urgent dimana ada pengelasan bersamaan dengan pengeboran, tapi itu kondisi jarang banget dan prioritas sangat terakhir.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Forwarding Ethic by priyodjatmiko</title>
		<link>http://openmindmine.wordpress.com/2008/11/29/forwarding-ethic/#comment-17</link>
		<dc:creator>priyodjatmiko</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 02:26:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://openmindmine.wordpress.com/?p=29#comment-17</guid>
		<description>Aku ikut forward di milis kantor tetep nyertain namamu lho ya... Gimana kabar Pak???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku ikut forward di milis kantor tetep nyertain namamu lho ya&#8230; Gimana kabar Pak???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Forwarding Ethic by Indah</title>
		<link>http://openmindmine.wordpress.com/2008/11/29/forwarding-ethic/#comment-16</link>
		<dc:creator>Indah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 05:17:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://openmindmine.wordpress.com/?p=29#comment-16</guid>
		<description>*edewww</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>*edewww</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Forwarding Ethic by fickry</title>
		<link>http://openmindmine.wordpress.com/2008/11/29/forwarding-ethic/#comment-15</link>
		<dc:creator>fickry</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2008 05:12:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://openmindmine.wordpress.com/?p=29#comment-15</guid>
		<description>Oh My God!!!
Gimana Indonesia mo maju klo etika mansyarakatnya kyk gini...

astaghfirullah.

*hanya berusaha menjadi manusia yg lebih baik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oh My God!!!<br />
Gimana Indonesia mo maju klo etika mansyarakatnya kyk gini&#8230;</p>
<p>astaghfirullah.</p>
<p>*hanya berusaha menjadi manusia yg lebih baik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
